Pemesanan Tiket Pesawat


Silahkan gunakan Form Berikut ini untuk mendapatkan harga Tiket Pesawat termurah yang anda inginkan



Setelah anda dapatkan harga Tiket Pesawat termurah silahkan klik pesan dan lanjutkan dengan mengisi form data penumpang. Atau anda bisa SMS/Telp ke kami untuk langkah booking selanjutnya.

Kami akan mengirimkan SMS dan Email Konfirmasi hasil booking silahkan diperiksa. Kesalahan setelah pembelian bukan tanggung jawab kami.

Transfer dan Tiket Pesawat akan kami kirimkan 10 menit setelah pembayaran

Peraturan Mengenai Delay Pesawat dan Bagasi Hilang

Peraturan Mengenai Delay Pesawat dan Bagasi Hilang

Anda yang sering atau bahkan pertama kali naik pesawat sudah pernah merasakan delay, atau keterlambatan keberangkatan pesawat. Kecewa, dongkol dan seringkali panik melanda apa bila delay pesawat sudah molor berjam jam. Tidak mengerti bagaimana kompensasi dari maskapai akan hal ini. Sebenarnya bagaimana pemerintah mengatur masalah delay yang sangat mengecewakan ini. Berikut kami petikkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara ini mengatur mengenai asuransi delay pesawat, bagasi hilang dan kecelakaan. Berikut bunyi pasal-pasal inti dari 10 Bab dan 29 Pasal yang ada:

BAB II
Jenis Tanggung Jawab Pengangkut dan Besaran Kerugian

Pasal 2

Pengangkut yang mengoperasikan pesawat udara wajib bertanggung jawab atas kerugian terhadap:

a. penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap atau luka-luka;
b. hilang atau rusaknya bagasi kabin;
c. hilang, musnah, atau rusaknya bagasi tercatat;
d. hilang, musnah atau rusaknya kargo;
e. keterlambatan angkutan udara; dan
f. kerugian yang diderita oleh pihak ketiga.

Pasal 3

Jumlah ganti kerugian terhadap penumpang yang meninggal dunia, cacat tetap atau luka-luka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a ditetapkan sebagai berikut:

a. penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena akibat kecelakaan pesawat udara atau kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang.

b. penumpang yang meninggal dunia akibat suatu kejadian yang semata-mata ada hubungannya dengan pengangkutan udara pada saat proses meninggalkan ruang tunggu bandar udara menuju pesawat udara atau atau pada saat proses turun dari pesawat udara menuju ruang kedatangan di bandar udara tujuan dan/atau bandar udara persinggahan (transit) diberikan ganti kerugian sebesar Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) per penumpang.

c. penumpang yang mengalami cacat tetap, meliputi:
1. penumpang yang dinyatakan cacat tetap total oleh dokter dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari kerja sejak terjadinya kecelakaan diberikan ganti kerugian sebesar Rp 1.250.000.000,00 (satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah) per penumpang; dan
2. penumpang yang dinyatakan cacat tetap sebagian oleh dokter dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari kerja sejak terjadinya kecelakaan diberikan ganti kerugian sebagaimana termuat dalam lampiran yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

d. Cacat Tetap Total sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 1 yaitu kehilangan penglihatan total dari 2 (dua) mata yang tidak dapat disembuhkan, atau terputusnya 2 (dua) tangan atau 2 (dua) kaki atau satu tangan dan satu kaki pada atau di atas pergelangan tangan atau kaki, atau kehilangan penglihatan total dari 1 (satu) mata yang tidak dapat disembuhkan dan terputusnya 1 (satu) tangan atau kaki pada atau di atas pergelangan tangan atau kaki.

e. penumpang yang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit, klinik atau balai pengobatan sebagai pasien rawat inap dan/atau rawat jalan, akan diberikan ganti kerugian sebesar biaya perawatan yang nyata paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) per penumpang.

Pasal 5

(1) Jumlah ganti kerugian terhadap penumpang yang mengalami kehilangan, musnah atau rusaknya bagasi tercatat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf c ditetapkan sebagai berikut:
�
a. kehilangan bagasi tercatat atau isi bagasi tercatat atau bagasi tercatat musnah diberikan ganti kerugian sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per kg dan paling banyak Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah) per penumpang; dan

b. kerusakan bagasi tercatat, diberikan ganti kerugian sesuai jenisnya bentuk, ukuran dan merk bagasi tercatat.

(2) Bagasi tercatat dianggap hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila tidak diketemukan dalam waktu 14 (empat belas) hari kalender sejak tanggal dan jam kedatangan penumpang di bandar udara tujuan.

(3) Pengangkut wajib memberikan uang tunggu kepada penumpang atas bagasi tercatat yang belum ditemukan dan belum dapat dinyatakan hilang sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per hari paling lama untuk 3 (tiga) hari kalender.

Pasal 7

(1) Jumlah ganti kerugian terhadap kargo yang dikirim hilang, musnah atau rusak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d ditetapkan sebagai berikut:

a. terhadap hilang atau musnah, pengangkut wajib memberikan ganti kerugian kepada pengirim sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) per kg.
b. terhadap rusak sebagian atau seluruh sisi kargo atau kargo, pengangkut wajib memberikan ganti kerugian kepada pengirim sebesar Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) per kg.
c. apabila pada saat menyerahkan kepada pengangkut, pengirim menyatakan nilai kargo dalam surat muatan udara (airway bill), ganti kerugian yang wajib dibayarkan oleh pengangkut kepada pengirim sebesar nilai kargo yang dinyatakan dalam surat muatan udara.

(2) Kargo dianggap hilang setelah 14 (empat belas) hari kalender terhitung sejak seharusnya tiba di tempat tujuan.

Pasal 9 

Keterlambatan angkutan udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf e terdiri dari:
a. keterlambatan penerbangan (flight delayed);
b. tidak terangkutnya penumpang dengan alasan kapasitas pesawat udara (denied boarding passenger); dan
c. pembatalan penerbangan (cancelation of flight)

Pasal 10

Jumlah ganti kerugian untuk penumpang atas keterlambatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf a ditetapkan sebagai berikut:

a. keterlambatan lebih dari 4 (empat) jam diberikan ganti rugi sebesar Rp 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) per penumpang;

b. diberikan ganti kerugian sebesar 50% (lima puluh persen) dari ketentuan huruf a apabila pengangkut menawarkan tempat tujuan lain yang terdekat dengan tujuan penerbangan akhir penumpang (re-routing), dan pengangkut wajib menyediakan tiket penerbangan lanjutan atau menyediakan transportasi lain sampai ke tempat tujuan apabila tidak ada moda transportasi selain angkutan udara;

c. dalam hal dialihkan kepada penerbangan berikutnya atau penerbangan milik Badan Usaha Niaga Berjadwal lain, penumpang dibebaskan dari biaya tambahan, termasuk peningkatan kelas pelayanan (up grading class) atau apabila terjadi penurunan kelas atau sub kelas pelayanan, maka terhadap penumpang wajib diberikan sisa uang kelebihan dari tiket yang dibeli.

Lampiran

Besaran Ganti Kerugian Cacat Tetap Sebagian

Cacat Tetap Sebagian Besaran Ganti Kerugian�
�a. Satu Mata �Rp 150.000.000,00
�b. Kehilangan pendengaran �Rp 150.000.000,00
�c. Ibu jari tangan kanan-tiap satu ruas � Rp 125.000.000,00�Rp 62.500.000,00
�d. Jari telunjuk kanan �-tiap satu ruas� Rp 100.000.000,00Rp 50.000.000,00�
�e. Jari telunjuk kiri �-tiap satu ruas � Rp 125.000.000,00Rp 25.000.000,00�
�f. Jari kelingking kanan-tiap satu ruas �Rp 62.500.000,00Rp 20.000.000,00
�g. Jari kelingking kiri-tiap satu ruas � Rp 35.000.000,00Rp 11.500.000,00�
�h. Jari tengah atau jari manis-tiap satu ruas � Rp 50.000.000,00Rp 16.500.000,00�
�i. Jari tengah/jari manis kiri-tiap satu ruas � �Rp 40.000.000,00Rp 13.000.000,00

Penjelasan:
Bagi mereka yang kidal, perkataan kanan dibaca kiri, demikian sebaliknya.�

Semoga Anda sebagai calon penumpang menjadi mengerti akan peraturan ini. Dan kita sebagai konsumen tidak merasa dirugikan dengan adanya delay dan kehilangan bagasi di dalam penerbangan.

Tiket Pesawat Yang Dicari

    | kelebihan bagasi lion air | peraturan penerbangan ttg keterlambatan pesawat | bagasi hilang lion | peraturan keterlambatan pesawat | peraturan delay pesawat | peraturan delay penerbanagn | kompensasi untuk keterlambatan bagasi air asia | ketentuan deley pesawat | ganti kerugian karena delay pesawat | pesawat delay

Comments are closed.

Hubungi Kami

Costumer Service Tiket Pesawat
Tiket Pesawat 1

Tiket Pesawat 2

Tiket Pesawat 3

SMS/Telp. 0812 9449 6299
SMS/Telp. 0812 8380 0311
SMS/Telp. 0856 1721 929
PIN BB. 74EC74CE
Email. Pesawattiket101@gmail.com

Office Pusat Tiket Pesawat:
DEPOK
Jl. Alhidayah No.36A Rt.02/011 Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat.
021-7721 6645

Office Cabang Tiket Pesawat:

BEKASI
Jl. Tengku Umar No.27
Cibitung Kab. Bekasi
021-4151 8231

SUMATERA BARAT
Jl. Raya Batang Lawe No.16
Solok Selatan, Sumatera Barat
0755-70414

Tiket Pesawat Online Hour :
06.00 - 22.00 WIB

Cari Tiket Pesawat Murah

Agen Tiket Pesawat

tiket pesawat

Rekening Teman Sejati Travel
mandiri

An. CV. Teman Sejati
No Rek. 111-00-06534**-*

bca

An. Rifo Rinaldi
No Rek. 8690-678*-**

bri

An. Rifo Rinaldi
No Rek. 2034-01-000036-**-*

Best deal